Untuk Pengumuman Besok!
Salahkah jikalau aku berangan kamu disini? Malam ini nuansa kota sungguh membingungkan. Di satu sisi dia terasa semakin dekat dan disisi lain kedekatannya seperti hanya ingin sebatas teman saja. Hey bumi, apa au berbeda di tiap temapat? Seperti halnya dia yang selalu saja berbeda, tetapi aku tetap suka. Bumi, apa kau berpihak pada ku sore nanti? banyak doa yang sedang dikirim padaMu utnuk menjadi pihak mereka. Aku tidak begitu berharap barcode itu dipihakku. Aku senang bagi mereka yang memang layak untuk mendapatkannya. Aku hanya berharap yang terbaik dariMu untukku si pemalas dan nakal ini. Maaf jika dengan semua usahaku yang pas-pasan ini aku selalu meminta yang terbaik. Jika memang kau memberiku tmpat yang selama ini aku idamkan, aku ingin dia dia tak melupakan semua kenangan itu walau sedikit. Namun bagiku senyum ituu telah menemaniku dikala ku bingung dan tiada tujuan tertentu. Teruntuk besok, kau sungguh akan merusak hari dengan dua pilihan jawabanmu. Hey senyum, kapan kita jalan?
Komentar
Posting Komentar