Malam
Sering sekali aku bertanya kepada langit mengapa warna biru itu sudah jarang terlihat disini? Setiap menginjak tanah yang berpasir itu hanyalah abuabu yang tercermin diatasnya. Semua hewan disana berterbangan seperti merayakan sebuah kemenangan yang aku sendiri tak tahu itu apa. Niatku mencari tahu selalu hilang dikala ku mengingatnya. Jujur, ini membuat basah kelopak mata hampir di tiap malam. Ada saat dimana kamu sangat menyenangkan, namun dilain sisi itu hanya kebohongan belaka.
Mungkinkah kenangan-kenangan pahit itu akan datang kembali? Hati yang layu ini tidak kuat menghadapinya untuk yang kedua kali. Hei si pemiilik tangan putih dan senyum manis, tolonglah datang tanpa aku memanggil, supaya aku tahu bukan aku saja yang benar-benar membutuhkanmu sebagai tempat beristirahat tiap malam. Aku mau menjadi segala yang kamu butuhkan dalam senyum dan tangismu. Walau semua ini seperti tidak ada progres, bahkan pikirku kau selalu menghindari setiap ajakku bersamamu. Baik g aku sadar diri dan hanya menghubungi saat kamu yang memulai dulu.
Please kalau mungkin malam ini:) i need u
Bry, Sby 21 July 2022
Komentar
Posting Komentar